#ninthblog Berpancasila Dalam Keseharian

 



Hal0o semua! Perkenalkan nama aku Nadine Putri Maharani. Aku biasa dipanggil Nadine. Aku adalah siswa sekolah biasa yang kegiatan sehari-harinya teeeruuussss mengulang. Tapii ternyataaaa dibalik setiap rangkaian hari-hari aku yang udah dijalanin, terselip beberapa nilai Pancasila baik secara sadar ataupun tidak.

 

Mulai dari bangun tidur, biasanyaa aku bangun jam 4 subuh dan langsung pergi mandi. Nah selesai mandinya itu bergantung dengan pilihan aku sendiri. Biasanya kalau aku keramas itu selesai mandinya saat terdengar adzan subuh berkumandang, kalau aku memilih untuk tidak keramas berarti selesai mandinya sekitar pukul 04.20. Setelah mandi, aku isi waktu dengan apply-skincare, keringin rambut dan sholat subuh. Tuhkan, masih subuh aja ternyata aku udah berpancasila loh teman-teman!. Berpancasila yang aku maksud adalah menunaikan sholat subuh yang termasuk kedalam Pancasila ke-1.

 

Selanjutnya saat pagi, aku pergi berangkat kesekolah bersama adik aku. Akhir-akhir ini saat aku sudah masuk diumur 17 tahun, aku sudah diberi izin oleh kedua orang tuaku untuk mengendarai mobil kesekolah. Tidak lupa, aku juga menjunjung tinggi etika dalam berkendara. Aku tidak lupa memakai sabuk pengaman, mematuhi peraturan lalu lintas dan mengendarai kendaraan tidak ugal. Secara tidak langsung, banyak nilai-nilai Pancasila yang sudah dilakui oleh aku dan kedua orang tuaku. Seperti menaati batas umur berkendara, menaati rambu lalulintas, memakai sabuk pengaman dan tidak ugal-ugalan saat berkendara yang termasuk dalam nilai Pancasila ke-2, beradab hihi :3.

 

Lanjuttt aku sampai di sekolah, yay! Sudah pastikaan kalau disekolah kita harus belajar. Belajar juga sebagai bentuk kita merealisasikan rasa cinta tanah air pada nilai sila ke-3. Oiya ada salah satu hal yang paling sederhanaaa, biasaaaa dan mainstream disekolah tapi aku sukaakkk banget! ngobrolin banyak hal sama temen-temen yang PASTI ujungnya bakal ada musyawarah atau vote yang ngehasilin sesuatu. Alasan aku suka banget hal kecil ini karena tingkah aku dan teman-teman lainnya yang dewasa dalam pengambilan keputusan bersama, dengan ini keputusannya bisa menjaga harmoni kami, menjaga solidaritas kami dan saling berempati terhadap hasil keputusan kami yang tercapai. Betapa mudahnya berpancasila bukan? Dari hal sekecil dan sederhana itu saja ternyata sudah memuat beberapa nilai-nilai Pancasila seperti pada sila ke-4 dan pada sila ke-5.

 

Selain itu, kegiatan yang dilakukan di sekolah ada piket kelas. Fun fact, lagi-lagi aku dan teman sekelas lainnya membentuk kelompok jadwal piket dengan menyesuaikan waktu luang masing-masing pribadi lalu memusyawarahkannya sebelum menjadi keputusan bulat, keren yaaa. Setelah jadi keputusan bulat pun tidak ada yang protes mengenai teman sekelompoknya, solidaritas dan persatuan Indonesia banget gaksihh?. Setelah itu kami juga membagi tugas atau area piket kelasnya dengan adil sebagai wujud kami dalam menjunjung nilai Pancasila sila ke-5.

 

Ternyata banyak sekali ya teman-teman kegiatan berpancasila itu. Bahkan masih banyak hal yang lebih sederhana lagi mengenai berpancasila yang secara tidak sadar kita lakukan setiap harinya. Seperti pada kehidupan aku sendiri yaitu membuang sampah pada tempatnya, berkain sebagai wujud cinta budaya Indonesia, mulai mengganti haluan belanjaan dari merk atau produk luar kedalam produk local dan meminta maaf sebagai tanda menerima keselahan dan tidak anti-kritik. Jadi ternyata berpancasila tuh tidak susah ya!. Sekian narasi-narasi seputar keseharianku, maaf apabila mengandung banyak salah penulisan yaa. Terimakasih :3.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

#secondblog Our Embarrassing Moments….